Menggali Makna Sabar

Menggali Makna Sabar

Sabar kata yang mudah diucapkan namun butuh perjuangan ketika menjalankan sifat sabar. Bagaimana tidak di tengah hidup yang tidak selalu berjalan lurus, linier dan determinan, saat bertemu badai memporak porandakan kemapanan dan kestabilan hidup, sabar hadapi tantangannya.. (ya meski.. bada pasti berlalu…#nyanyi) Lalu apa pesan sabar yang membuat sifat itu menjadi alat dalam menghadapi berbagai dinamika hidup. Banyak kita mensalah artikan sabar, sabar bukan berarti statis, diam dan terima saja tanpa usaha.

Jika sabar diartikan diam, ststis dan terima saja tanpa ada upaya maka orang sabar pasti tergilas, tertinggal dan tidak ada perubahan hidup. Sabar itu adalah dinamis, mendapati kenyataan hancur bukan lantas diam, tetapi berusa bangkit dari kehancuran. Mencari alternative penyelesaian, mengupayakan perbaikan itulah makna sabar. Untuk bergerak maju dan berupaya dari kegagalan atau musibah dbutuhkan sikap penerimaan atas musibah yang dialami sebagai bagian dari ketentuan hidup yang harus dialami. Penerimaan dijadikan sebuah kesadaran awal, bahwa hidup memang tidak selalu berjalan lurus. Setelah itu bergeraklah, tidak larut dalam mendramatisisr keadaan. Teori memang mudah ya dikatakan, memang mestinya begitu. Tidak banyak yang bersabar bisa jadi karena tidak mengerti manisnya sabar, apa gunanya sabar, yuk kita lihat berikut ini:

1. Sebagai Alat Mendapat Pertolongan Allah
Jika meminta tolong kepada Allah, sabar adalah alatnya, karena Allah memiliki banyak cara memberikan pertolongan kepada kita. Tentu tidak selamanya enak atau tidak enak. Ukuran enak dan tidak enak menurut kita tentu berbeda dengan yang Maha mengetahui diri kita sendiri. Hidup susah memang tidak enak sudah berupaya segala cara belum berhasil, tetaplah sabar, tetaplah berusaha karena kita tidak pernah mengetahui rencana Tuhan untuk hidup yang dijalani. Satu hal yang menjadi paket yang tidak boleh lepas saat memohon pertolongan kepada Allah yaitu dibarengi shalat. Sebagai bentuk kontemplasi diri, komunikasi spiritual, pemujaan, penghambaan, kepasrahan dan ketundukan kepada yang Maha mengetahui segalanya. Itulah pesan yang tersurat dalam firman-Nya 2:153 … “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”.

2. Mencapai Tujuan
Kalau tidak sabar mana mungkin sampai kepada tujuan. Jika tidak sabar mana mungkin berhasil. Orang yang sabar saja belum tentu sampai kepada tujuan, apalagi yang tidak sabar. Upaya dalam kesabaran merupakan proses yang penting ketimbang sampai kepada hasil atau tujuan.

3. Kebahagiaan Abadi
Sabar meski dalam penderitaan sesungguhnya telah sampai kepada kebahagiaan yang tidak ternilai. Sabar dalam kesenangan pun kebahagiaan. Bagaimana sabar dalam kesenangan? Kesenangan hidup tidak membuat lupa diri bahwa apa yang dimilikinya sesungguhnya bukan milik diri seutuhnya. Apalagi kalau sampai rebut hak orang lain, pasti hidup tidak bahagia. Ada hak-hak orang lain yang mesti disampaikan dan diberikan. Berbagi dan peduli dengan apa yang dimiliki juga adalah kebahagiaan. Sabar tidak melulu dalam musibah, dalam anugerah dan berkah tetaplah sabar.

Nomor selanjutnya koq ya susah keluar, padahal belum dalam gali sumurnya, eh maknanya. Maksud hati menggali makna, tetapi jadinya segitu. Keterbatasan diri, dengan kelemahan yang tidak berbatas. Disudahi dulu saja, bukan berarti nulisnya tidak sabar. Ada paket sabar yang belum dilaksankan. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s