Keletihan dan Ketidakstabilan Emosi

Keletihan dan Ketidakstabilan Emosi

 

Siapa pun tidk ingin mengecewakan orang lain juga diri sendiri. Saat orang lain membutuhkan bantuan, dengan senang hati membantu dan melakukan apa yang bisa dikerjakan. Begitu pula dengan diri sendiri, ketika komitmen tugas dan waktu tertentu akan hasrat memenuhi kebutuhan dan kepentingan diri, lega jika sudah bisa dilakukan. Menuliskan  apa yang ada di kepala, melakukan olah raga, itu bagian dari pekerjaan yang membuat diri senang. Apalagi berat badan setelah melahirkan kembali normal. Huhu.. sebenarnya sehat yang utama, turun berat badan itu bonus tambahan. Begitu juga menulis, mengasah dan mengolah rasa dan  pikir itu yang utama, jika bermanfaat untuk orang lain itu bonus luar biasa.

Menjaga untuk tetap komitmen melalakukan jadwal sendiri,  dan membantu pekerjaan orang-orang terdekat kita tentu tidak mudah apalagi saat letih mendera. Apa yang terjadi bukan saja pekerjaan tidak beres tetapi  hubungan emosional dengan orang terdekat dan emosi diri sendiri mulai tidak stabil.

Saat letih mudah sekali merasa sedih, meluncur kata tidak bersemangat (masih sodaraan sama ngeluh), badan terasa sakit dan kata-kata tidak terkontrol (bisa menyakiti orang lain). Jika dalam keadaan seperti itu menutup kamar dan apapun yang kita lakukan tidak ada kontak dengan orang lain (termasuk tidak sms) mungkin sedikit aman. Karena hanya tinggal memulihkan diri sendiri. Bisa langsung tidur, meditasi, atau berzikir seperti yang diajarkan Rasul kepada Fatimah saat lelah dengan pekerjaan rumah tangga. Karena ketika Fatimah curhat dan meminta pembantu kepada Ayahnya, justru Ayahnya memberi sesuatu yang lebih dari pembantu.

Beliau berkata. ‘Ketahuilah, akan kuajarkan kepadamu sesuatu yang lebih baik daripada apa yang engkau minta kepadaku. Apabila engkau hendak tidur, maka bertakbirlah tiga puluh empat kali, bertasbihlah tiga puluh tiga kali, dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali, maka itu lebih baik bagimu daripada seorang pembantu”. (Hadits Shahih, ditakhrij Al-Bukhari 4/102, Muslim 17/45, Abu Dawud hadits nomor 5062, At-Tirmidzi hadits nomor 3469, Ahmad 1/96, Al-Baihaqy 7/293).

 

Siapa yang tidak percaya kepada kekuatan Tuhan? Segalanya mungkin bagi-Nya, bermohon dan mengagungkan nama-Nya, yang diri ini ada dalam kekuasaan-Nya tentulah hal tepat. Bisa jadi dengan begitu, meski lelah seharian, menjelang tidur dan berdoa, bangun bukan saja segar secara fisik tetapi juga ketenangan dalam batin.

Kemarin saya mengalami hari yang belum juga matahari penuh keluar, lelah begitu mendera, bangun pukul 2 dan mengerjakan semua pekerjaan orang-orang terdekat yang tertunda. Pagi sebelum jam 6 saya harus berangkat bimbingan draf proposal tugas akhir yang sebelumnya sudah janji pagi datang bimbingan. Namun sayang tidak membuahkan hasil, yang saya temui sedang berada diluar, tetaplah bukan salah Pembimbing. Mahasiswa kan bisa saja datang hari lain. hehe.. ngobati mahasiswa yang suka pengen cepet acc, sabar ya.. nanti ada waktunya.. jalani aja.

Sambil menuliskan kejadian ini, sebelumnya saya tidak sadar dan patuh bacaan zikir, meski sebelum tidur selalu berdoa, namun zikir tidak konsisten. Paling tidak ada komitmen baru dan kekuatan baru, siang hari bekerja, ikhlas dan bersemangat. Malam sebelum tidur berdoa, dan zikir membaca takbir, tasbih dan tahmid, agar bangun pagi hari dengan energi baru, semangat baru dan tetap terjaga emosi yang stabil.

Kalau sudah begini, bagi saya setiap hari adalah hari baru dan tahun baru.. hehe.. bingung dech.. kalau hari baru , iya. tapi kalau tahun baru setiap hari,  mau tahun ke berapa jika tahun baru terus. Ah.. kelewatan.. wkaka..

 

Tetep Semangat Baru. Selamat Tahun Baru All…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s