Bekerja untuk Orang yang Dicintai #Bahagia 4

Cinta tidak pernah salah dan tidak akan pernah mati. Bila ada kecewa karena cinta bukan berarti cinta yang salah, yang salah adalah cara mencintai dan mencintai orang yang salah. Apapun cerita tentang cinta selalu ada bahagia didalamnya. Cinta membangkitkan semua energi dan melecut semua potensi. Cinta mampu melakukan sesuatu yang kebanyakan orang tidak mampu melakukannya.

Image 

Banyak ragam cinta yang dibahas oleh Erich Form, kita pun bisa rasakan keragaman cinta itu. Cita ibu kepada anaknya, cinta suami kepada istrinya, dan  cinta sahabat satu dan lainnya. Bagaimana cinta seorang ibu kepada anaknya tidak pernah mati dan habis, tidak peduli jarak, waktu, dan  tempat.  Kasih tanda cinta kepada anak bagai mata air yang tidak pernah surut. Ibu melakukan segalanya demi anak, berjuang melahirkan yang terbaik, memberikan pengasuhan dan terus mendewasakan anak  hingga kelak mandiri karena cinta. Apa yang dilakukan ibu kepada anak, tidak akan pernah sanggup dilakukan oleh orang selain ibu. Karena hanya ibu yang berani mati demi Anda anaknya, hanya ibu yang memiliki rahim, sumber kasih sayang kepada anak.

Bekerja untuk orang tua yang dicintai tidak pernah habis energi, karena ada cinta didalamnya. Ada bahagia saat melakukan dan mmenyibukan diri untuk orang yang dicintai. Tidak perlu berpikir hal-hal  kecil darinya yang tidak disukai, tetapi ingatlah pengaorbananya telah membuat kita ada disini.

Cinta pasangan lebih kepada cinta erotis, ada hormon yang bekerja dan membuat satu sama lain saling jatuh cinta. Jika cinta hanya berdasarkan itu, suatu saat akan membosankan dan tidak heran seperti habis cinta yang ada. Meski sudah ada ikatan dihadapan Tuhan, bisa saja lepas bercerai berai dan seperti tidak mengenal bahkan membenci. Itulah yang sesuatu yang halal namun dibenci Tuhan. Dan rasanya tentu tidak menyenangkan.

Tidak salah jika Rasul SAW berpesan untuk mencintai seseorang sedang-sedang saja, bisa jadi orang yang kita cinta menjadi orang yang kita benci. Maksudnya agar jangan sampai mencintai sangat kemudian balik membenci, karena itu mencinta yang sewajarnya.

Ketika sesuatu yang dikerjakan demi kebaikan dan membahagiakan orang yang kita cintai, rasanya kebaikan tidak akan pernah mati. Cinta ada dalam kebaikan. Cinta ada dalam kebahagiaan. Bekerja untuk orang yang dicintai adalah kebahagiaan.

 

Gambar: www.merdeka.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s