Menguji Proposal

Proposal adalah rencana detail dan terukur tentang apa yang dicapai atau dilaksanakan. Proposal hidup adalah perencanaan hidup yang akan dijalankan. Proposal pernikahan adalah rencana detail tetang pernikahan yang ingin dilaksanakan. Proposal penelitian adalah rancangan perecanaan detail dan terukur tentang penelitian yang akan dilakukan. Proposal kematian adalah rencana yang akan dicapai dalam kematian. (meski tidak tahu kapan kematian itu tiba, maka waktu, tempat kematian masih rahasia, usia kematian rahasia, dalam keadaan seperti apa saat kematian rahasia.. proposal kematian adalah perencanaan penuh rahasia, pada bagian tertentu).

Jika kematian datang tidak membenci dan dendam kepada siapapun mungkin bisa dijalankan, terus berlanjut dalam hidup dengan menahan untuk tidak membenci dan dendam kepada siapa pun. Jika kematian datang tidak berhutang, mungkin bisa juga dijalankan, dengan sebisa mungkin tidak berhutang semasa hidup. Ingin saat kematian datang ketika setelah subuh, o.. tidak bisa dilaksanakan. Karena kematian datang tidak ada yang tahu kapan waktunya datang. Ingin kematian datang saat usia 40 tahun juga tidak bisa ditentukan.  Waktu kapan, jam, tanggal, hari dan tahun kapan meninggal tidak bisa dipastikan. Dimana saat kematian datang pun tidak bisa diketahui pasti, apa di tempat tidur, di kamar mandi, di mushola, di pasar, atau di rumah sakit, tidak ada yang tahu satu pun. Dalam keadaan apa meninggal dan lantaran apa meninggal juga tidak kita ketahui. Yang pasti lantaran saat malaikat ijrail menghampiri dan membawa terbang ruh yang ada dalam jasad ini.

Saya hendak menceritakan proposal tapi proposal penelitian, karena baru kemarin ujian proposal penelitian.  Ada hal-hal penting yang menurut saya bisa menjadi bahan self correction sebelum maju seminar proposal. Kalau saya sich serba nekat dan kepedean, soal nanti bagaimana, urusan bagaimana nanti saja, jadi tidak banyak persiapan, hehe…contoh yang tidak patut ditiru.

 Image

Gambar: MEKATRONIKA INSTRUMEN: Apa Itu Proposal? dendiatama.blogspot.com

Setelah seminar selesai dan beberapa pertanyaan diajukan, sebenarnya itu kegalauan saya sendiri yang belum saya tuntaskan. Seberpa kejelasan proposal yang dibuat kita bisa rasakan sendiri. Dengan pertanyaan sederhana apa dan bagaimana, ajukan semua pertanyaan terhadap proposal yang dibuat. Jika mampu dan dengan yakin dapat dijawab dan rasional dengan bukti yang akurat kemungkinan kejelasan proposal di atas 90%.

Ada yang menjadi ulasan penting dalam mengecek sejauhmana kejelasan dan keterukuran proposal penelitian yaitu:

1. Latar belakang masalah

Menjelaskan berbagai fakta dan data terkait yang menjadi masalah serta memaparkan bagaimana semestinya itu terjadi. Das sein dan sollen. Hal yang yang semestinya dan fakta sesunguhnya jika ada kesenjangan ituah masalah.

2. Rumusan masalah

Masalah dirumuskan sesuai dengan latar yang telah dibahas. Meskipun rumusan masalah sudah faham agar lebih mudah dalam bentuk pertanyaan, namun kedalaman dan greget masalah yang diangkat itu penting.

Mikir dah.. greget gak tu masalah yang dibuat dalam proposal penelitian.

3. Kajian teoretik

Apa yang menjadi masalah dan apa yang seharusnya itu tertulis di bab pendahuluan. Selanjutnya mengkaji teori yang terkait dengan pembahasan. Semakin kaya bacaan pastinya semakin terang dan lapang apa yang dimaksud nanti dalam penelitian. Bahasan teori yang miskin membuat miskin pemahaman dan sempit pemadangan (ni ngomong taman apa penelitian…)  

4. Metodologi

Sudah menarik dan bagus latar dan masalah yang dibuat, jika tidak cara menyelesaikan atau metodologinya kurang pas, ancur tu penelitian. Beragama metodologi yang bisa digunakan dalam menyelesaikan masalah penelitian. Mulai dari kuantitatif, kualitatif, sampai pada partisipatori. Untuk dalami macam-macam metode penelitian kebet lagi dech buku metodologi.

 

Proposal ya sampai kepada apa yang dimaksud, seperti apa teorinya dan bagaimana caranya. Hal itu menggambarkan jika nanti akan dipraktekan atau turun lapangan, maka segalanya sudah jelas.

Ujian proposal penelitian sesungguhnya menguji sejauh mana kejelasan arah dan apa yang akan dilakukan dalam penelitian. Mengecek rasionalisasi dan konsitensi dari setiap komponen yang ada.

Serunya di  ujian proposl kita menggabugkan beberapa pemikiran yang kadang menurut yang satu sepakat, belum tentu sepakat bagi penguji lain. Jadi beruntung bagi mendapat masukan tetapi di antara penguji sepakat artinya jelas masukan itu dan penting, mudah untuk diselesaikan.Jika proposal oke, maka 1/3 perjalanan penelitian sudah dilewati. 2/3 lagi adalah pengumpulan data dan pelaporan.

 Image

 Gambar: pariamantoday.com

 Sesulit dan setidak jelas apapun proposal penelitian yang dibuat, masih ada jalan untuk mengubah dan memperjelas. Dibanding dengan proposal kematian yang setengah mati buatnya tetap saja ada hal yang tidak dapat dipastikan. Misteri kematian layakanya kelahiran, No one never knows, when that happened.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s