Suara Hari ini untuk Calon Wakil Rakyat

Hari ini tiba pemungutan suara dan penentuan kelak siapa yang menjadi wakil rakyat. Sesaat lagi akan terlihat siapa yang mendapat suara banyak. Mungkin pagi ini hati mereka yang mencalonkan diri sebagai wakil rakyat, telah lelah menunggu 9 April dengan segala usaha, upaya, solsialisasi, dukungan bantuan dan janji-janji yang telah lepas dari mulut disampaikan kepada rakyat. Tiba penentuan seberapa besar suara yang mengarah dan memilihnya.

Subuh ini juga mungkin banyak yang dimanfaat oleh para wakil rakyat dengan semaksimal mungkin untuk mendapat hati dan suara rakyat. Konon serangan fajar menjadi senjata pamungkas untuk membeli suara. Jika kebanyakan orang melakukan serangan fajar bisa dibayangkan hal itu bukan cara yang efektif. Orang akan membandingkan jumlah uang yang didapat. Pada akhirnya belum tentu dengan melakukan serangan fajar akan seutuhnya memberikan suara kepada orang yang memberi.

Siapa yang bisa mengawal sampai biliki suara dan memastikan bahwa Anda yang dipilih. Tidak ada dan tidak boleh memkasa. Serangan fajar dan penerima serangan fajar sama meruginya. Lebih baik shalat fajar sajalah, lebih utama dari dunia dan isinya. Tidak ada artinya kursi dan uang recehan tidak benar juga adanya. Namun alangkah baiknya kursi yang didapat dengan cara-cara yang baik. Dan uang yang diberikan bukan karena maksud membeli suara. Tengoklah sekitar, pasti banyak orang yang membutuhkan, anak yang terlantar sekolah, orang miskin yang kesulitan hidup, berbuat baiklah, agar kebaikan datang bukan hanya pada tanggal 9 April ini.

Jangan pernah energi terbuang percuma. Niat yang salah, mendatangkan kecewa dan perilaku yang tidak terarah. Menghalalkan segala cara akan terus menjadi semboyan praktis dalam melakukan segala hal. Padahal kerugian bukan saja pada orang lain, perlahan dan pasti akan menghancurkan hidup sendiri.

Banyak sudah yang dikorbankan, jika pagi ini para calon wakil rakyat menghitung berapa jumlah materi yang telah dihabiskan untuk mensukseskan diri sebagai calon wakil rakyat, jadikanlah sedekah yang akan menghalangi datangnya kedukaan, penyakit dan musibah yang datang. Janganlah berpikir berapa yang akan saya dapatkan kelak?

Persiapkan mental bahwa kemenangan dan kegagalan adalah proses kehidupan. Jika Anda menang dan mendapatkan suara yang banyak, luruskan niat sebagai wakil rakyat yang sesungguhnya. rakyat membutuhkan wakil yang peduli dan memperhatikan kebutuhan rakyat. Bukan kepentingan golongan.

Andai kegagalan itu menyapa Anda, padahal telah banyak harta benda, waktu dan tenaga yang dikorbankan, rilekslah sejenak. Jangan memperparah keadaan dengan mengorek-ngorek apa yang telah dilakukan. Telan saja. Jika mencoba membuka lembar ke belakang, tentu akan berpikir mana balasan mereka setelah dibantu, ternyata mereka tidak memberikan suaranya. Padahal sudah dibantu ini dan itu. Ini dan itu adalah penyakit yang berkepanjangan jika terus dipikirkan. Bukan tidak mustahil jika ini dan itu masih ada akan diambil kembali karena tidak signifikan dengan hasil yang diterima. Padahal tahukah jika kita memberikan sesuatu kepada orang lain kemudian kita mengambilnya kembali itu sangat menjijikan.

Ibnu Abbas ra berkata: “Nabi saw bersabda: “orang yang menarik kembali pemberiannya bagaikan anjing yang muntah kemudian menjilat kembali muntahannya (HR. Bukhari)

Jangan menambah jijik peristiwa dan keadaan. Karena itu perbaiki niat dan persiapkan mental Anda. Apapun yang terjadi adalah proses kehidupan yang berarti dalam perjalanan hidup.

Selamat Memberikan Suara

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s