MENIMBANG PERKATAAN

MENIMBANG PERKATAAN

Pernahkah perkataanmu melukai hati orang? Orang tersinggung dengan apa yang telah kita ucapkan? Hubungan menjauh akibat dari perkataan yang kita ucapkan? Jika pernah mengalami itu pertanda memang kita manusia, manusiawi berlaku salah. Karena tidak ada manusia sempurna terbebas dari rasa salah. Jauh terpenting dari perilaku salah yang telah kita perbuat adalah sebagai pengalaman dan memperbaiki diri agar lebih dapat berkata baik.

Perkataan buruk lahir akibat emosi negatif yang ada dalam diri kita. Emosi negatif menjadi racun yang melahirkan perkataan buruk. Tidak pernah ada yang diuntungkan dengan perasaan dan perkataan yang buruk. Emosi negatif dapat lahir dari kesalahan kita mensikapi permasalahan. Bagaimana menyelesaikan persoalan adalah cara yang penting diperhatikan. Memandang sesuatu dengan sisi yang positif dapat mengurangi besarnya masalah yang dihadapi. Tentu dapat dengan mudah menyelesaikan persolan dengan baik.

Ukuran kebahagiaan seseorang juga ditentukan dari bagaimana emosi yang kerap muncul dalam diri. Jika emosi negatif yang sering muncul, rugilah hidup ini. tidak ada orang yang suka dengan emosi negatif. Siapa yang tahan berteman dengan orang yang pemarah dan cepat tersinggung. Siapa yang sudi berteman dengan orang yang selalu buruk sangka dan pandai menyalahkan orang lain. saya sich tidak betah. Saya suka dengan orang yang mampu berkomunkasi secara positif dan konstruktif. Saya suka dengan teman yang optimis dan semangat.

Betapa pun masalah yang rumit saya seperti mendapatkan angin segar jika bertemu dengan sahabat yang menyenangkan ini, atau mendengarkan kata lewat pesan yang disampaikan sudah seperti minum suplemen yang memantapkan jiwa. Karena sahabat ini mampu memberikan kata yang positif dan konstruktif. Meski kadang ada salah kata dan emosi negatif muncul, ini menjadi tanda untuk terus memperbaiki diri untuk mempu bersikap lebih baik lagi. seperti pertanda untuk jangan pernah berhenti untuk belajar dan melihat ke dalam diri.

Terbaca ayat dalam Quran Surah Annisa ayat 148 yang artinya, “Allah tidak menyukai perkataan buruk (yang diucapkan) secara terus terang kecuali orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui”. Bukan saja antara kita yang tidak suka dengan perkataan buruk yang dikatakan, tetapi Allah juga tidak menyukainya. Kecuali orang yang dizalimi. Orang yang dizalimi adalah orang yang direnggut hak-haknya, orang yang diperlakukan secara tidak adil. Maka boleh-boleh saja jika orang yang dizalimi ini mengutarakan segala keburukan yang diperlakukan orang terhdap dirinya. Pastinya keluar kata-kata buruk, karena memang pengalaman dan perlakuan buruk yang didapatkan dari orang yang telah menzaliminya.

Tidak mudah memang berhadapan dengan orang yang telah menzalimi kita. Bersikap positif atau mau bersikap negatif sah-sah saja untuk orang yang menghadapi kezaliman. Tentu kemampuan untuk tetap bersikap positif dan memaafkan adalah sikap terbaik. Tidak mudah tentu bersikap tetap positif di tengh emosi negatif yang bertubi, masalah yang tidak terduga dan merugikan kita. Tentu kesadaran diri dan keyakinan akan agama yang dimiliki memberikan efek positif dalam menghadapi persoalan. Tidak ada kebaikan yang sia-sia atau dilupakan. Allah mengetahui kebaikan yang tersembunyi dan seberat biji zarah pun.

Orang yang sangat kaya raya dan memberikan hampir seluruh kekayaannya kepada orang yang fakir dan miskin atau orang yang sangat membutuhkan adalah sangat terpuji, namun tidak akan bernilai jika pemberian ini diiringi perkataan yang menyakitkan. Perkataan yang baik dan memaafkan adalah perbuatan yang lebih bernilai ketimbang memberi dengan menyakitkan hati. Betapa kita manusia penting berkata baik dan ingin diperlakukan dengan baik dan menyenangkan hati.

Sudahkah berkata baik dan berpikir baik hari ini? adakah orang lain yang terluka dengan perkataan kita hari ini? kept your best word and thinking.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s