Diri

Mengorgnisasikan diri, mengarahkan kepada apa yang menjadi tujuan yang dibuat diri sendiri sungguh tidak mudah. Seringkali tujuan, keinganan, dan impian hanya sebatas tulisan di atas kertas, atau di memo pad, setelah itu hilang, dan tidak ada keajaiban apapun yang terjadi. Hidup seperti biasa dan kembali kepada persoalan lama yang tidak pernah tuntas. Lelah memang

Persoalannya mungkin terlalu tinggi membuat capaian dan tidak ada langkah operasional untuk mencapainya, ya itu bisa jadi. Tidak ubahnya setiap awal tahun baru membuat resolusi baru, seperti ingin menurunkan berat badan, tetapi apa hasilnya bertemu tahun baru berikutnya berat badan berubah, bukan berubah jadi turun tapi malah tambah naik. Karena memang dari hari ke hari tidak ada langkah yang berkesinambungan untuk terus melakukan tahapan yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan.

Teori memang mudah untuk dibaca, dibahas, diingat dan dilupakan. Tetapi tidak semua orang merasa mudah untuk mempraktekan. Seperti halnya bagaimana fokus dengan apa yang mesti dikerjakan. Entah apa yang membuat fokus itu mudah bergeser, teorinya pasti dapat dijawab, prakteknya juga bisa dilihat. Tetapi siapa yang mampu menjaga terus fokus dan bagaimana cara untuk tetap fokus? Apalagi saat kecenderungan diri itu adalah sangat terpengaruh sekitar, ketimbang pengaruh internal yang ada dalam diri.

Diri memang sebuah keadaan yang kompleks dan tidak mudah dimengerti. Kita ini manusia hebat, yang dapat melampaui dari apa yang kita duga. Kita manusia cerdas dapat melebihi kapasitas memori computer secangih apapun. Kita ini manusia unik yang tidak akan pernah ada yang bisa samai kekhasan yang ada dalam diri masing-masing. Tapi kadang kita ini jadi manusia yang sungguh tidak berdaya untuk mengarah diri sekalipun.

Keadaan yang sungguh tidak nyaman, mempertentangkan keadaan dengan harapan yang sangat jauh. Energy habis tercurah memikirkan mengapa begini, mengapa begitu dan mengapa bisa terjadi? Lebih baik memang memikirkan bagaimana ketimbang mengapa. Pertanyaan mengapa hanya memberikan rasionalisasi yang kadang meyakitkan. Mengapa saya ditinggalkan? Mencari jawab dari mengapa, hanya membuat kesedihan. Tetapi bagaimana agar tidak ditinggalkan? Atau bagaimana menerima kenyataan dengan tenang? Tentu kita belajar berpikir apa yang mesti diperbuat. Perbuatan itu perlahan menggeserkan keadaan. Jika terus dilakukan bukan saja kebahagiaan diri tetapi juga berhenti menjadi pengeluh dan pecundang. Pastilah jadi pemenang. Paling tidak memenangkan diri dengan mengarahkan kepada yang lebih baik.

Diri adalah gambaran mikrokosmos yang rumit dan pelik. Untuk sampai kepada diri yang sempurna memang tidak pernah sampai. Semakin melihat kepada diri semakin banyak titik lemah dan menggugah sadar bahwa diri memang lemah tanpaMu. Begitu tidak faham apa yang sebenarnya kelak jadinya diri ini. sebatas peta perjalanan yang terus dibuat dan selusuri oleh diri sepanjang waktu, entah kejutan apa yang akan kita temui selama perjalanan ini. Tidak ada yang tahu secara pasti.

Keimanan kadang naik dan melemah, begitu pula semangat diri kadang kuat dan melemah. Mempertahankan agar terus menyala, menerangi untuk diri dan orang lain diperlukan kekuatan. Bukan dalam diam agar mampu bertahan, namun dalam gerak dan perbuatan meski perlahan semoga sampai pada apa yang dicitakan.

Bicara manusia dan persoalannya memang tidak pernah tuntas tas tas… Tetapi sebenarnya bisa dibuat sederhana dan tidak mumet. Dipikir tentu malah ruwet, tetapi jika dijalankan dan terus tuntaskan yang bisa dikerjakan meski hal kecil akan lebih baik.

Karena hidup tidak pernah tahu pasti yang bakal terjadi, maka nikmati dan syukuri hari ini. Apa pun yang telah terjadi, nyatanya hari ini ada. Still enjoying sun shine. Seberat apa pun hidup yang dijalani masih di dunia ini ada lantai untuk bersujud. Kept positive thinking.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s