Beresi Buku #KuliahAlaIRT

 

Saat tetangga sibuk molesin kue nastar, justru saya lagi bingung lihat kamar sudah macam pasar loak pindah. Gimana enggak, saya hanya rajin turunin buku dari rak dan buka buku tapi tidak dikembalikan ke rak langsung, pasalnya memang buku belum selesai dibaca dan disarikan ke dalam tulisan.

Buku dari beberapa perpustakaan juga pindah ke rumah, ada satu perpus yang izinkan saya pinjam sampai 8 buku. Tetapi ada yang lebih sadis, perpus yang terpaksa bolehkan saya pinjam berapapun. Haha.. sorry bro, urgent.

Rak dengan buku yang ada sudah tidak seimbang, seperti pasien RSCM yang kehabisan kamar, tetapi maksa tinggal di selasar ruangan. Kini nasib buku-buku itu, menumpuk di pinggiran dinding tembok. Sementara lemari sudah penuh padat.

Supaya tidak terlalu bingung dengan identitas buku ini, saya coba kelompokkan sesuai dengan tema yang sedang saya gunakan.

Ada rak isinya buku tentang evaluasi. Berkah banget saya punya banyak buku tentang evaluasi, entah hibah, warisan apa pinjaman, pokok e waktu itu sedang butuh buku evaluasi, ada yang berbaik hati dan tidak sombong membawakan bertumpuk-tumpuk buku. Hehe.. Allah berkahi kita, selalu. Jika ingat sementara cukup doa ini yang saling dipesankan.

Tugas akhir, pekerjaan yang lumayan tidak jelas tingkat kesulitan dan kemudahannya, karena fokus menulis tugas akhir ini banyak kejutannya. Jangan-jangan saya bisa lulus pun dengan penuh kejutan, langsung ujian. (Hee..apa yang diuji, ke lapangan aja belum, mana ada data, dan apa yang mau diolah. Ah..menghayal yang terlalu). Namanya juga khayal, sebagai istrirahat berpikir. Khayal kan sah-sah saja meski rada tidak logis. Dan tidak ada yang larang karena judulnya khayal. Saya juga mengkhayal bisa pergi keluar negeri singgah di mesjid-mesjid dan melihat bagaimana Islam berkembang di tempat mereka. punya tempat kerja dengan sekitaran yang teduh dan asri, rimbun dengan tanaman bunga dan pohon, rumput yang hijau. Ruang sedikit terbuka ke alam, kalau perlu burung juga bisa berkicau dan hinggap di jendela dengan santainya. Ops jangan diteruskan bisa-bisa ini nulis isinya khayal semua.

Masih ngomongin rak berikutnya untuk buku tentang pendidikan dan agama. Buku ini masih berhubungan dengan pekerjaan tugas akhir. Sebagian buku didapat dari hibah, warisan dan pinjaman. Tapi ada beberapa buku yang sengaja saya datangi ke toko buku discount banyak, kualitas buku sama dengan gramedia tetapi potongan harganya bisa 20%, toko bukunya ada di Ciputat. Meski jauh dan hamil besar waktu itu, saya datangi, karena mumpung bayi belum lahir jadi bisa jalan-jalan keluar, setelah bayi lahir saya bisa sambil ngasuh dan baca buku-buku baru. Jadi teringat perjalanan waku itu pun sedang puasa ramadhan, tahun 2012. (hee.. samapai sekarang belum beres juga, wajarlah kan fokus lahiran dan ngurus bayi.. alasan. Sekarang bayi itu sudah 2 tahun. Kalau besar dia baca catatan harian di tulisan ini apa komen dia ya.. emakku pinter dan banyak buat alasan)

Satu tema lagi buku tentang psikologi. Karena pernah kuliah dan juga nulis bahan ajar psikologi, jadi lumayan ada beberapa buku masih berserak juga. Psikologi selalu menarik, karena masih terkait dengan perilaku manusia. Agama juga ajarkan perilaku ada dalam bahasan akhlak. Seru lah kalau membahas keduanya dan saling bersingungan. Tapi sayang saya tulis bahan ajar psikologi tapi belum bersingungan dengan agama, jadi masih kering.

Selebihnya buku gado-gado, seperti buku motivasi dan pengembangan diri. Tidak banyak sich, hanya ada beberapa buku, masih bisa dihitung pake jari tangan. Karena itu keisengan sendiri akan ketidakjelasan diri, jadi kalau mampir ke gramedia ada rak khusus pengembangan diri, saya coba lihat dan beberapa ada yang menarik hati. tetapi belum sampai pada mempraktekan isi buku secara detail. Masih gaya suka-suka hati praktekkannya.

Sambil mengentik ini, saya tengok kanan kiri, buku masih berserak. Bayi juga sudah mulai banyak permintaan, mau duduk sebelah, bacakan buku bongkar tempat pinsil.. asyiik dah. Sudah ah saya mau langsung lakukan saja. Rapihkan buku dan kamar pertarungan pikir. Mudahan setelah ini semangat baru untuk merevisi instrument dengan membuat pilihan terbuka dapat dengan lancer dituliskan.

24/7/14#9.46

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s