Tips Menumbuhkan Sikap Positif

Setiap kita tumbuh dengan beragam pengalaman hidup. Sejak mula bayi hingga terus bertambah usia, bertambah pula pengalaman. Belajar adalah salah satu pengalaman, kehidupan diluar pun menjadi pengalaman.  Seiring waktu begitu padat hari-hari dengan beragam pengalaman.

Setiap hari adalah kehidupan baru. Tidak pernah sekalipun kita mengalami keadaan yang sama. Karena sesunguhnya meski kejadian sama, waktu sudah berbeda, cara sikap tidak akan selalu sama, tempat dan waktu yang menandai saja bisa berbeda,  belum lagi sikap diri dan sekitaran juga membuat beda. Setiap hari memang berkah hidup yang patut dimaknai dan disyukuri.

Setiap hari dalam sekian detik ke depan, tidak pernah ada yang bisa mengira apa yang bakal terjadi. terlebih kematian adalah misteri yang akan mendatangi siapa pun. Jika memahami hakikat hidup di dunia  maka setiap kita akan mengambil sikap sesuai dengan apa yang menjadi keyakinannya.

Hidup bagi orang yang berkeyakinan bahwa ini sementara sebagai tempat beramal sebagai bekal kembali pada kehidupan yang panjang di alam akhir akan berbeda sikap hidup dengan orang yang berkeyakinan hidup ini hanya sekali dan tidak akan ada kehidupan lagi. inilah keyakinan.

Bagi yang berkeyakinan hidup di dunia ini sementara dan tempat beramal, maka hidup tidak ubah seperti menikmati perjalanan untuk pulang. Meski di perjalanan itu menarik hati dan menyenangkan, tidak boleh lena, karena ada yang lebih dirindu untuk segera pulang dan sampai di tempat yang telah memberikan kenyamanan hati dan pikiran. Bertemu dengan yang begitu amat berjasa dalam keseluruhan hidup.

Tidak mudah mengawal hari agar tetap memiliki sikap yang baik. Keseluruhan kualitas kerja ditentukan oleh sikap, niat dan motivasi yang ada dalam diri. Karena itu memperbaiki bagian dalam diri ini jauh lebih penting untuk didahulukan dibenamkan dalam diri.

Ini beberpa pengingat diri agar memilii sikap hidup yang baik dalam diri:

  1. Syukuri anugerah hidup

Dalam kondisi apapun saat ini, selama ada nafas artinya kita masih hidup, diberi kesempatan menikmati dunia dengan cara yang kita sanggup.  Bagi yang tidak terhambat dengan kesehatan fisik dapat banyak amal bisa diperbuat. Peduli dengan sesame, karena hakikat kebaikan amal dan kualitas diri adalah kebermanfaatan terhadap sesama. Karena itu membangun empati dan beramal sholeh dengan ikhlas sebagai tanda syukuri nikmat hidup. tidak boleh lepas beramal baik bagi yang dirundung malang dan sakit, memahami makna sakit dan begitu besar pahala menerima sakit, bersabar dan bersemangat untuk berobat agar sembuh, serta tidak meninggalkan kewajiban ibadah adalah yang terbaik yang bisa dilakukan. Sebagai wujud syukur atas nikmat hidup saat sakit.

 

 

  1. berfikir positif

Pikiran mempengaruhi cara sikap. Pikir yang baik akan membimbing sikap dan cara berperilaku yang baik. Pengalaman kurang baik berulang yang tidak disikapi dengan baik pun akan menjadi pola buruk dalam mensikapi pengalaman yang serupa. Karena itu perlu lingkungan, atmosfir yang kondusif. Jika berkeluarga, ciptakan keluarga yang ramah anak, isteri, suami dan lingkungan luar. Tanamkan sikap-sikap positif pada anak. Anak belum banyak pengalaman, kadang mudah mengeluarkan kata yang kurang syukur tehadap pemberian terutama dari  orangtua. Padahal bisa jadi orangta melakukan untuk anak dengan susah payah. Bisa menjadi emosi yang negatif jika tidak memahami akan kekurangan dan cara memupuk perilaku positif. Berikan makna melalui pengalaman yang dapat menumbuhkan anak akan kecintaan terhadap anak-anak yang kekurangan, tidak ada ayah ibu, dan hidup dalam asuhan orang lain. Berbagi pengalaman ini anak akan memiliki cara pandang yang baru dalam mensikapi hidupnya sendiri. Banyak cara menumbuhkan sikap positif, dengan memahami apa yang didapat kini adalah yang terbaik yang Allah berikan, maka terima, sukuri dan nikmati keindahan-keindahan dari rasa syukur yang akan tumbuh di tempat yang tidak disangka.

  1. tambahkan ilmu pengetahuan

Ilmu yang mengawal kehidupan dan mengarahkan pemiliki ilmu pada jalan-jalan yang lebih baik. Untuk bisa memiliki sikap-sikap yang baik, maka menambahakan ilmu akan suatu hal yang kita hadapi akan memberikan cara pandang baru dan beda. Cinta ilmu tidak selalu di bangku kelas untuk menimbanya, dalam kehidupan banya ilmu berserak yang bisa didalami. Banyak sumber yang bisa diselami. Melalui tulisan, atau bertemu dan mendengar langsung dengan ahlinya sangat memungkinkan. Tidak ada batas waktu usia untuk mencari ilmu, selama masih hidup tidak boleh lepas dari mencari ilmu. Banyak ragam ilmu, tentu ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan yang baik adalah ilmu yang terbaik.

Kali ini cukup tiga di atas sebagai jalan mengarahkan kepada sikap yang baik dalam memupuk kualiatas diri yang baik. Itu pun  jika dilakukan akan tumbuh kembangan hal baik di dalamnya, seperti optimism dan menghargai orang lain. Tentu bukan hal mudah untuk bisa jalankan ketiga hal  itu dan juga bukan perkara sulit, jika berniat dan memiliki kekuatan diri untuk mengubah diri menjadi lebih baik bermohonlah kekuatan kepada Allah, semoga Allah beri kekuatan dan konsistensi dalam kebaikan.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s